Hati kita meronta untuk mencintai dan dicintai.
Alangkah remuknya hati tatkala apa yang
kita cintai tidak kita miliki.
Alangkah kecewanya jiwa tatkala cinta kita tidak dibalas oleh orang yang kita cintai.
Ternyata hati itu bukan milik kita, ia adalah milik Allah.
Kita tidak bersalah tatkala cinta itu lahir terhadap seseorang, tetapi kita keterlaluan tatkala kita memaksa ia kepada seseorang.
Bukankah sepatutnya kita ridha dengan ketentuan Allah yang
tidak menumbuhkan cinta terhadap kita di hati orang yang kita cintai?
Alangkah dzalimnya kita tatkala kita tidak dapat menerima apa yang telah ditetapkan oleh Allah.
Sabarlah wahai hati, InsyaAllah kamu akan menemukan pasangan hatimu yang lain yang akhirnya akan bersatu.

Tiada ulasan:
Catat Ulasan